Sakit Kepala karena Cuaca Panas? Ini Solusinya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengindikasikan cuaca yang tidak biasa di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Gelombang panas yang menyebabkan cuaca ekstrem ini perlu menjadi perhatian karena berdampak pada kesehatan.

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan waspada ketika berada di luar ruangan. Pusing atau sakit kepala merupakan respon tubuh terhadap cuaca panas tersebut. Sebagai penduduk di negara tropis, Sahabat Sehat perlu mewaspadai kemungkinan mengalami sakit kepala.

sakit kepala saat cuaca panas
Foto: Pexels.com

Seberapa sering seseorang mengalami sakit kepala ditentukan oleh ketahanan tubuhnya. Lalu, apa sih penyebab sakit kepala lebih sering dialami saat cuaca panas?

Dehidrasi

Paparan sinar matahari atau suhu panas bisa menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan, sehingga menimbulkan sakit kepala. Cuaca panas ini memungkinkan ketidakseimbangan cairan tubuh karena tubuh lebih lama berada dalam suhu panas dan kehilangan banyak cairan. Akibatnya, dehidrasi lebih sering terjadi dan menyebabkan sakit kepala.

Terpapar Terik Matahari

Suhu panas yang akhir-akhir ini terjadi juga menyebabkan heat exhaustion. Heat exhaustion ini termasuk salah satu dari tiga sindrom yang berkaitan dengan suhu panas. Gejalanya adalah keringat berlebih, peningkatan suhu tubuh, peningkatan detak jantung, dan lebih sering sakit kepala.

Cahaya silau saat cuaca panas juga memicu sakit kepala, termasuk migrain. Kondisi ini lebih sering terjadi di siang hari yang terik.

Upaya Penanganan

Sakit kepala yang lebih sering terjadi tentu mengganggu aktivitas. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kondisi tubuh melemah dan menimbulkan keluhan kesehatan lainnya. Saat mengalami sakit kepala akibat cuaca panas, lakukan upaya penanganan berikut.

Batasi Paparan Sinar Matahari

Belakangan ini, paparan sinar matahari lebih panas dibandingkan biasanya dan menyebabkan perubahan suhu. Kondisi tubuh tidak lagi stabil karena sering kekurangan cairan akibat keringat berlebih. Jika mengalami pusing karena dehidrasi, maka sebisa mungkin membatasi paparan sinar matahari. Hindarilah beraktivitas di luar ruangan jika tidak diperlukan.

Gunakan pelindung jika berada di luar ruangan. Proteksi tersebut bisa berupa payung, topi, maupun kacamata hitam.

menjaga asupan cairan tubuh
Foto: Freepik.com

Penuhi Asupan Cairan

Teriknya sinar matahari dan suhu tinggi menyebabkan munculnya keringat berlebih. Cairan tubuh tentu banyak berkurang dan menyebabkan sakit kepala. Penuhilah asupan cairan tubuh dengan memperbanyak minum air putih, mengonsumsi infused water, memperbanyak konsumsi buah-buahan mengandung air.

Redakan dengan Kompres dan Minum Obat

Saat sakit kepala menyerang, redakanlah dengan mengompres menggunakan air dingin. Istirahatlah dengan duduk bersandar atau merebahkan diri. Jika rasa sakitnya tak kunjung mereda, maka kamu bisa minum obat sakit kepala. Selain obat, mengonsumsi minuman jahe dan penggunaan aromaterapi juga direkomendasikan untuk meredakan sakit kepala. Sahabat Sehat bisa menggunakan minyak esensial lavender atau peppermint sebagai aromaterapi.

Cuaca ekstrem termasuk faktor eksternal yang mengancam kesehatan. Upayakan berbagai tips di atas untuk mengatasi ataupun mengantisipasi sakit kepala yang dialami akibat cuaca panas. Hal penting lainnya adalah menjaga daya tahan tubuh dengan memperhatikan pola makan, kebutuhan cairan dan kebugaran.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Yuan Adelintang Kurniadita

Saya adalah mahasiswi Magister Sains Manajemen, UGM, dan sudah berpengalaman sebagai content writer freelance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress | Theme: Journey Blog by Crimson Themes.