Tak Sekadar Merawat, Inilah Kemampuan Perawat Profesional

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang ikut berperan penting dalam kesembuhan pasien. Meskipun demikian, seorang perawat tidak cukup hanya memberikan asuhan keperawatan. Tak sekadar merawat, seorang perawat diharapkan dapat memenuhi beberapa kemampuan lainnya sebagai perawat profesional.

Berdasarkan American Association of Colleges of Nursing, beberapa nilai profesionalisme yang harus ditetapkan perawat adalah altruism, autonomy, human dignity, dan integrity. Semua nilai tersebut tercermin dalam tugas keperawatan yang mencakup peningkatan kesehatan, pelayanan kesehatan, serta pencegahan penyakit. Inilah berbagai kemampuan yang perlu dimiliki seorang perawat.

kemampuan perawat
Foto: Pexels.com

Berkomunikasi dengan Baik dan Memotivasi

Berdasarkan UU No.38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan, perawat merupakan seseorang yang sudah selesai menempuh pendidikan tinggi keperawatan, baik di dalam, maupun di luar negeri. Institusinya juga sudah diakui pemerintah sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan. Untuk itu, seorang perawat harus profesional dalam menjalankan tugasnya.

Di samping memberikan asuhan keperawatan, seperti memeriksa kondisi pasien (suhu, tekanan darah, detak jantung, dll.), mengganti balutan luka, memberikan kompres, mengatur posisi berbaring pasien, merapikan tempat tidur, dan sebagainya. Di samping itu, perawat juga harus mampu berkomunikasi dengan baik.

tugas perawat
Foto; Freepik.com

Dalam studi keperawatan, para calon perawat juga sudah memperoleh bekal untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, sehingga saat bekerja diharapkan cakap berinteraksi dan membangun kedekatan dengan pasien. Kemampuan memotivasi pasien supaya tetap tenang dan kuat menjalani rangkaian proses medis demi kesembuhan juga menjadi nilai plus bagi seorang perawat.

Menjadi Penyuluh atau Konselor untuk Pasien

Dalam menjalankan tugasnya, perawat juga berkewajiban menanyakan kondisi pasien, pola makan, dan kenyamanan pasien yang berguna untuk mengetahui perkembangan kesehatan pasien. Setelah itu, juga memberikan beberapa nasihat berkaitan dengan kondisi yang ada.

Nah, bukan hanya berkomunikasi dengan pasien, perawat juga perlu menjaga komunikasi yang baik dengan keluarga pasien terkait kondisi dan penanganan pasien tersebut. Di sinilah kemampuan perawat sebagai penyuluh atau konselor dapat dilihat. Pengetahuan dan pengalaman perawat sangat menentukan dalam mengontrol kondisi pasien serta memberikan penyuluhan kesehatan.

Menjaga Personal Hygiene

Kemampuan berikutnya adalah menjaga personal hygiene atau kebersihan diri. Poin ini sangat penting untuk perawat karena sering berinteraksi dengan pasien. Beberapa tindakan kesehatan juga diberikan oleh perawat yaitu memasang infus, memberikan suntikan, memeriksa suhu tubuh dan tekanan darah, hingga membersihkan atau memandikan pasien jika diperlukan. Oleh karena itu, kebersihan diri perawat sangat penting. Semua alat dan perlengkapan yang dibawanya juga harus terjamin kebersihannya.

Melayani dalam Kondisi Terbatas

Kesehatan pasien menjadi yang utama, sehingga seorang perawat harus mampu memberikan pelayanan kesehatan dalam kondisi apapun, bahkan dalam kondisi terbatas. Jadi, perlu siap sedia jika ditempatkan pada lokasi terntentu, seperti di wilayah terpencil dengan keterbatasan fasilitas dan akses kesehatan.

Perawatan pasien tetap harus berjalan, meskipun dengan terbatasnya ketersediaan obat, jumlah tenaga kesehatan, hingga peralatan yang digunakan. Dalam kondisi ini, diperlukan mental yang kuat dan koordinasi yang baik antar tenaga medis.

Mengambil Keputusan dalam Kondisi Darurat

Keterampilan keperawatan yang cekatan dan teliti sangat dibutuhkan, terlebih dalam kondisi darurat. Perawat diperbolehkan menyelamatkan nyawa pasien dan mencegah risiko lebih lanjut dengan memberikan tindakan medis awal. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah memompa jantung dalam kasus henti jantung, memberikan bantuan napas, dan lain sebagainya. Tindakan medis darurat tersebut merupakan keputusan cepat dan tepat yang sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan pasien.

Itulah berbagai kemampuan yang perlu dimiliki perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk setiap pasien. Keahlian tersebut juga perlu disertai kesabaran dan ketenangan loh Sahabat Sehat, sehingga kondisi mental perawat tetap stabil selama menjalankan tugas mulianya.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Yuan Adelintang Kurniadita

Saya adalah mahasiswi Magister Sains Manajemen, UGM, dan sudah berpengalaman sebagai content writer freelance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress | Theme: Journey Blog by Crimson Themes.